Minggu, 01 Juni 2014

MAKALAH INSTALASI JARINGAN WIRELESS



KATA PENGANTAR

Assalammualaikum Wr. Wb
            Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat dan karunia yang telah di limpahkan – Nya sehingga Penyusun dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dengan baik. Makalah ini merupakan salah satu tugas dari dosen pembimbing mata kuliah instalasi komputer & troubleshooting.
            Dalam penyusunan makalah ini Penyusun banyak mendapatkan bantuan dari berbagai pihak yang telah ikut serta memberikan informasi dan data sehingga penyusun dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik.Penyusun mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya atas bantuan dan kesempatan yang telah di berikan dalam penyelesaian makalah ini.
Penyusun menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyelesaian makalah ini masih banyak terdapat kekurangan, untuk itu  Penyusun memohon kepada pembaca untuk memberikan kritik dan saran sebagai acuan untuk perbaikan di masa yang akan datang. Penyusun juga berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua baik mahasiswa/i pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan yang telah kita lakukan dan pihak – pihak yang telah membantu penyelesaian makalah ini. Amin . . .


Medan, 07 Mei  2014
Hormat saya


Penyusun        








DAFTAR ISI

Halaman judul ........................................................................................................... i
Kata pengantar .......................................................................................................... ii
Daftar isi ................................................................................................................... iii
Bab I  PENDAHULUAN
1. 1  Latar belakang................................................................................................... 1
1. 2  Rumusan masalah.............................................................................................. 1
1. 3  Tujuan................................................................................................................ 1
Bab 2   PEMBAHASAN
2.1        Pengertian instalasi komputer......................................................................  2
2. 2  Pengertian instalasi komputer pada sistem perpustakaan   ............................... 2
2.3 Kelebihan dan kelemahan sistem perpustakaan ......................................... 4
2.4  Proses perpustakaan digital....................................................................... 4
2.5 Infrastruktur perpustakaan digital.............................................................. 5
Bab 3   PENUTUP
3. 1  Kesimpulan.................................................................................................. 6

Daftar pustaka





BAB I
PENDAHULIUAN

A.     LATAR BELAKANG
Kemajuan teknologi informasi pada saat ini terus berkembang seiring dengan kebutuhan manusia yang mengiginkan kemudahan, kecepatan, dan keakuratan dalam memperoleh informasi. Oleh karena itu kemajuan teknologi informasi harus terus di upayakan dan ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya. Salah satu kemajuan teknologi informasi di bidang transmisi pada saat ini yang berkembang salain fiber optic ialah penggunaan perangkat wireless LAN. Perangkat wireless LAN ini memungkinkan adanya hubungan para pengguna informasi walaupun pada saat kondisi mobile (bergerak), sehingga memberikan kemudahan pada para pengguna informasi dalam melakukan aktivitasnya. Salah satu contoh aplikasi dari perangkat wireless pada saat ini adalah penggunaan hp (handphone cellular). 

Istilah jaringan nirkabel yang umum didengar pada saat ini adalah Wireless LAN. Wireless LAN adalah teknologi jaringan yang tidak menggunakan perangkat kabel sebagai media pengantar data yang umum dijumpai di dalam sebuah jaringan komputer dewasa ini. Teknologi ini sesuai dengan namanya wireless yang artinya tanpa kabel, memanfaatkan gelombang radio untuk melakukan interaksi atau komunikasi antar unit komputer.

Pada dasarnya pengguna Wireless LAN pada suatu jaringan tidak berbeda dengan jaringan yang menggunakan kabel sebagai media transmisinya, hanya saja biaya pemasangan akan relative lebih ringan terutama pada saat jaringan yang jaraknya cukup berjauhan, sehingga walaupun alat tersebut relative mahal di banding penggunaan kabel tetapi jika di lihat kemudahan dan total biaya instalasi jaringannya lebih murah khususnya jika jarak yang berjauhan dan medan yang sulit jika menggunakan perangkat kabel. 

Salah satu alternatif yang dapat digunakan sebagai media penghantar gelombang Wireless LAN adalah Access Point. Penulis menyarankan menggunakan alat ini karena penggunaannya yang mudah dan fungsi yang banyak. Atas dasar tersebut diatas penulis merasa perlu melakukan instalasi jaringan Wireless LAN menggunakan Access Point untuk membangun HOTSPOT area.

B.     RUMUSAN MASALAH
Sesuai dengan judul dari makalah dari yang kami susun timbullah beberapa rumusan masalah berikut:
1)      Apa yang dimaksud dengan intalasi jaringan wireless ?
2)      Apa kelemahan dan kelebihan pada sistem perpustakaan?
3)      Bagaimana proses instalasi jaringan wireless?

C.     TUJUAN PENULISAN
Berikut beberapa tujuan dari penulisan dan penyusunan makalah ini:
Adapun maksud penulis memilih judul Installasi jaringan wireless lan (hotspot area) sebagai sarana komersil ini adalah :
1. Mengenal dan memahami lebih jauh teknologi jaringan komputer, khususnya jarigan wireless/nirkabel (tanpa kabel).
2. Mengenalkan suatu sarana bisnis khususnya bagi penulis sendiri dan kalangan masyarakat umum sebagai penghasilan sampingan.
3. Memberi kemudahan khususnya bagi penulis sendiri dan kalangan masyarakat umum dalam mengakses internet.
4. Mengetahui teknik pembuatan/membangun sebuah jaringan infrastuktur dan implementasinya.
Penulis melakukan penelitian dengan judul diatas untuk tujuan yaitu, memperkenalkan jaringan wireless menggunakan Access Point serta memanajemennya sehingga dapat menimbulkan suatu sarana bisnis dan menambah pengalaman serta pengetahuan baru bagi penulis dalam membangun sebuah jaringan Wirelees LAN. 






Bab II
PEMBAHASAN
A.     Pengertian Intalasi Jaringan Wireless
Wireless atau wireless network merupakan sekumpulan komputer yang saling terhubung antara satu dengan lainnya sehingga terbentuk sebuah jaringan komputer dengan menggunakan media udara/gelombang sebagai jalur lintas datanya. Pada dasarnya wireless dengan LAN merupakan sama-sama jaringan komputer yang saling terhubung antara satu dengan lainnya, yang membedakan antara keduanya adalah media jalur lintas data yang digunakan, jika LAN masih menggunakan kabel sebagai media lintas data, sedangkan wireless menggunakan media gelombang radio/udara. Penerapan dari aplikasi wireless network ini antara lain adalah jaringan nirkabel diperusahaan, atau mobile communication seperti handphone, dan HT.
Adapun pengertian lainnya adalah sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11.
Cara Memasang Wireless dan Cara Pengaktifannya
Cara Pemasangan Wireless
Jaringan nirkabel sangat membantu karena jaringan wireless ini membantu Anda menggunakan komputer dan terhubung ke Internet di manapun, di rumah Anda atau di kantor. Namun, kebanyakan jaringan nirkabel menggunakan router nirkabel, yang lumayan mahal. Jika Anda memiliki lebih dari satu komputer, Anda dapat mengkonfigurasi jaringan nirkabel tanpa membeli router nirkabel dan dapatlah kita sedikit menghemat biaya
Dalam sebuah jaringan nirkabel tradisional, sebuah router nirkabel bertindak sebagai base station, mirip dengan stasiun pangkalan untuk telepon tanpa kabel.  Semua komunikasi nirkabel melalui router nirkabel, yang memungkinkan komputer terdekat untuk terhubung ke Internet atau terhubung satu sama lain. jadi dalam hal ini, sebuah komputer dengan wireless cardnya di sulap manjadi router, istilahnya jadi pemancar seperti layaknya router biasa.
Jaringan nirkabel ad hoc lebih cara kerjanya  seperti walkie-talkie, karena komputer berkomunikasi langsung dengan satu sama lain.  Dengan mengaktifkan Internet Connection Sharing pada salah satu komputer, Anda dapat berbagi akses internet.
jaringan ad hoc tampaknya merupakan alternatif lain tanpa menggunakan router nirkabel, tetapi memiliki beberapa kelemahan:
• Jika komputer yang terhubung ke internet ditutup, semua komputer yang merupakan bagian dari jaringan ad hoc kehilangan akses Internet mereka.
• Untuk menghubungkan ke Internet, komputer harus memiliki sambungan jaringan kabel.
Untuk menghubungkan komputer Anda ke Internet menggunakan jaringan ad hoc nirkabel, ikuti langkah-langkah berikut:
Aktifkan Internet Connection Sharing pada komputer yang tersambung ke Internet. Anda dapat melewatkan langkah ini jika Anda tidak perlu mengakses Web.
Set up ad hoc jaringan nirkabel pada komputer yang tersambung ke Internet.
Tambahkan komputer Anda yang lain ke jaringan nirkabel.
Cara mengaktifkan Internet Connection Sharing
Pada jaringan dengan router nirkabel, router memiliki tugas penting dalam komunikasi antara komputer pada jaringan rumah Anda ke Internet. Pada jaringan ad hoc, Anda harus menetapkan salah satu komputer untuk menggantikan tugas ini.  Komputer yang Anda pilih harus memiliki koneksi ke Internet, dan harus ditinggalkan di setiap kali Anda ingin menggunakan komputer Anda yang lain. Akan tetapi jika ingin menghubungkan antara 2 laptop yang memiliki koneksi wireless atau nirkabel, koneksi ke internet yah ngga perlu.
Cara mengatur komputer pertama
Untuk mengatur jaringan nirkabel ad hoc yang memungkinkan komputer untuk berbagi koneksi internet tanpa router
Jika diperlukan, pasanglah adapter jaringan nirkabel disetiap komputer.
3. Di bawah Pilih kategori, klik Sambungan Jaringan dan Internet.
4. Dibawah ikon kontrol panel, klik Network Connections.
5. Klik kanan koneksi jaringan nirkabel Anda, kemudian klik Properties.
6. Dalam Jaringan Koneksi Nirkabel kotak dialog Properties, klik tab Wireless Networks.
7. Pada tab Jaringan Nirkabel, di bawah jaringan yang dipilih, klik Tambah.
8.  Dalam kotak dialog “Wireless network properties” pada tab “Association” masukin nama jaringan ad hoc anda yg disuka dalam kotak “Network name (SSID)” seperti dalam langkah no.10, kali ini kita namakan saja MyHomeNetwork.
9. Perhatikan jangan conteng kotak dialog “The key is provided for me automatically” dan conteng kotak dialog “This is a computer-to-computer (ad hoc) network”.
10. Buat password 13 digit dan ketikan di kedua kotak “Network key” dan “Confirm Network Key”. Untuk keamanan terbaik, masukin kombinasi termasuk huruf, angka, dan tanda baca. Lalu klik OK.
11. Klik OK lagi untuk menyimpan perubahan Anda.
Cara mengatur komputer tambahan / client
Jika komputer yang akan digunakan untuk koneksi ke komputer tadi belum ada adapter wireless atau nirkabel, pasanglah adapter agar bisa menggunakan jaringan wireless atau nirkabel. Windows akan otomatis mendeteksi jaringan yang telah kita buat tadi.

Sekarang caranya menghubungkan komputer Anda ke jaringan nirkabel Anda
Catatan: Langkah-langkah ini berlaku hanya jika Anda menggunakan Windows XP Service Pack 2 (SP2).  Jika Anda belum menginstall SP2, kunjungi Microsoft Update untuk menginstalnya sebelum terhubung ke jaringan ad hoc.
1. Klik kanan ikon “Wireless Network” di sudut layar kanan monitor anda, lalu klik “View Available Wireless Networks.”
2. Muncul jendela “Wireless Network Connection” dan menampilkan jaringan nirkabel anda yang terdaftar dengan SSID yang anda pilih tadi, Jika anda tidak dapat melihat SSID anda, klik “Refresh Network List” disudut kiri atas. Klik jaringan anda, lalu klik “Connect” disudut kanan bawah.


3. Windows xp akan meminta anda memasukkan kata kunci, masukkan kata kunci ke kotak “Network key” dan “Confirm network key”, laku klik “Connect”.

Windows xp akan melakukan koneksi ke komputer yang telah kita setting jadi server tadi, setelah terhubung dapatlah anda menutup jendela “Wireless Network Connection “. Untuk melakukan koneksi dengan komputer yang lainnya, ikuti langkah2 tadi diatas. Langkah2 ini juga bisa diterapkan untuk melakukan koneksi antara dua laptop yang ada wifi atau wireless network tanpa memakai router. dan berbagi file atau apa saja.

   Keunggulan dan Kelemahan Perpustakaan Digital
 1. Kualitas sinyal akan dipengaruhi oleh provokasi udara, artinya kualitas koneksi saat cuaca bagus akan berbeda  dengan kualitas koneksi saat cuaca buruk (jika digunakan diluar gedung) dan akan dipengaruhi oleh batas-batas dinding gedung.
2. Mahal dalam investasi jika dibanding dengan menggunakan kabel.
3. Kemungkinan penyadapan koneksi lebih besar terjadi dibanding menggunakan media kabel.
4. Biaya peralatan mahal
5. Keamanan data rentan
6. Interferensi gelombang radio
7. Delay (kelambatan) yang sangat besar
8. Produk dari produsen yang berbeda kadang-kadang tidak kompatibel.

Kelebihan Wireless, antara lain :
1. Biaya pemeliharaan murah
2. Pembagunan jaringan cepat
3. Mudah dikembangkan
4. Mudah dan murah untuk direlokasi
5. Infrastruktur berdimensi kecil
6. Berbagi sumber file dapat dipindah-pindahkan dengan mudah tanpa menggunakan kabel.
7. Mudah untuk di-setup dan handal sehingga cocok untuk pemakaian di kantor atau di rumah.


BAB III
PENUTUP
A.     Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan dari pembahasan makalah ini. Kami dapat menarik kesimpulan bahwa perpustakaan digital lebih memudahkan  pengguna  dan bisa menikmati layanan sepuasnya, kapanpun dan dimanapun. Akses pepustakaan digital lebih mudah dibanding dengan perpustakaan konvensional, karena pengguna tidak perlu dipusingkan dengan mencari di katalog dengan waktu yang lama.
B.     Saran
Adapun sejumlah hal yang perlu kami sampaikan sebagai saran dalam makalah ini yaitu rajin rajinlah membaca agar pengetahuan dan wawasan kita dapat meluas khususnya tentang teknologi komputer yang sekarang ini memdominasi  kehidupan di era globalisasi ini.Bagaimana pun juga, kami terap mengharapkan saran dan kritik dari pembaca makalah kami yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah berikutnya. Itulah timbal balik antara pembaca dan penyusun makalah. 










DAFTAR PUSTAKA


Kamis, 24 April 2014

Latihan 2

Soal 2


1.      Jelaskan cara kerja Processor!
2.      Jelaskan apa yang dimaksud dengan memory dan jenis pembagian memori!
3.      Apa yang dimaksud memory sekunder dan berikan contohnya!
4.      Sebutkan jenis-jenis alat keluaran/output dan alat masukan/input!
5.      Dalam perhitungan harddisk 1 Gbyte itu sama dengan berapa Mbyte !
6.      Apa kepanjangan dari : VGA,PCI,AGP!
Jawaban:
1.      Prosesor komputer bertindak sebagai komponen koordinasi utama dari komputer. CPU akan mengakses program, data, atau fungsi komputer lain dari RAM (Random Access Memory) saat dipanggil oleh sistem operasi komputer. Prosesor kemudian akan menginterpretasikan instruksi komputer yang berkaitan dengan tugas memerintahkan sebelum mengirimnya kembali ke RAM komputer untuk eksekusi melalui bus sistem komputer dalam urutan yang benar.
2.      Memori merupakan alat yang berfungsi sebagai media penyimpanan data pada komputer. Memori ini tebagi atas dua macam, yaitu Read Only Memory (ROM) dan Random Access Memory (RAM).
Jenis Pembagian Memori Ada 2:
·         Memori internal adalah memori yang dapat diakses langsung oleh prosesor register yang terdapat di dalam prosesor, cache memori dan memori utama berada di luar prosesor.
·         Memori eksternal adalah memori yang diakses prosesor melalui piranti I/O disket dan hardisk
3.      Memory sekunder adalah dipergunakan untuk menyimpan data, informasi, dan program
secara permanen sebagai berkas atau file.
Contoh memory sekunder yaitu : floppy disk,hard disk, zipdrive, CD-Rom, DVD, dan lain-lain.

4.      Keluaran/Output :
-          Speaker
-          Monitor
-          Printer
-          Projektor
-          dll.
    
        Masukan/Input :
-          Keyboard
-          Mouse
-          Joystick
-          Trackball
-          Light Pen
-          Scanner
-          Touch Screen
-          dll

5.      1 GB (Giga Byte) = 1024 MB (Mega Byte)
6.      VGA = Video Grapihcs Array
PCI = Peripheral Component Interconnect
AGP = Accelerated Graphics Port

Kamis, 27 Februari 2014

Latihan 1

  

  1. Perangkat keras/hardware sebagai sub system komputer juga mempunyai komponen,yaitu?
         a.      Input Device (Komponen alat masukan)
    1. Processing Device (Komponen alat pemroses)
    2. Output Device (Komponen alat keluaran)
    3. Storage (Komponen alat simpanan luar)

  1. Apa yang dimaksud dengan alat masukan?

    • Alat masukan(Input Device),adalah alat yang digunakan untuk menerima masukan yang dapat berupa masukan data ataupun masukan program.

  1. Berikan contoh alat masukan?
    • Keyboard, Mouse, Scanner, Touchpad, Lightpen.

  1. Sebutkan 2 jenis keyboard berdasarkan data letak tombol-tombolnya?
    • Keyboard QWERTY, Keyboard AZERTY.

  1. Secara fisik,keyboard terbagi atas 5 macam yaitu?
    • Keyboard Serial, Keyboard PS/2, Keyboard Wireless, Keyboard USB.

  1. Apa yang dimaksud dengan alat pemroses?
    • Peralatan proses pada komputer adalah perangkat keras yang berfungsi untuk memproses dan mengolah data yang diberikan oleh peralatan input kemudian di keluarkan dalam bentuk informasi ke dalam peralatan output yang akan diterima oleh manusia.

  1. Alat pemroses terdiri dari?
    • Power Supply, Motherboard, CPU atau Processor, Memori(RAM), Harddisk, VGA Card, Sound Card.

  1. Apa yang dimaksud dengan CPU?
    • CPU merupakan tempat pomrosesan instruksi-instruksi program, atau bisa disebut dengan Central Processing Unit.

  1. CPU terdiri atas 3 bagian yaitu?
    • Unit Kendali(Control Unit)
    • Unit Arithmatika dan logika(Arithmatic ang logic Unit)
    • Unit Penyimpanan berukuran kecil(Register)

  1. Apa itu ALU? Dan jelaskan tugasnya?
    • ALU merupakan bagian pengolah bilangan biner dari sebuah prosesor.
    • ALU bertugas untuk melakukan operasi-operasi aritmatika dan logika sesuai dengan instruksi yang diberikan.

  1. Apa itu register? Dan jelaskan tugasnya?
Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan/atau instruksi yang sedang diproses. Memori ini bersifat sementara, biasanya di gunakan untuk menyimpan data saat di olah ataupun data untuk pengolahan selanjutnya. jika dianalogikan, register ini dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita melakukan pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan sebagai CPU, yang berisi ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur seluruh kegiatan tubuh dan mempunyai tempat untuk melakukan perhitungan dan perbandingan logika.

  1. Apa itu CPU? Dan jelaskan tugasnya?
    • CPU merupakan singkatan dari Central Processing Unit yang sering diartikan oleh manusia sebagai tubuh maupun dari otak sikomputer.
    • Tugasnya untuk menerima dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak.

  1. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi performa suatu processor?
Instruction Set, Clock Speed, BandWidth, Kecepatan front side bus(FSB)



MAKALAH PROSEDUR INSTALASI KOMPUTER SISTEM PERPUSTAKAAN

Bottom of Form
MAKALAH PROSEDUR INSTALASI KOMPUTER
SISTEM PERPUSTAKAAN


                                                                Kelompok:

1.      Annisa Padhahila
                                                                      2.      Novi Hartini
                                                                      3.      Rianti







MANAJEMEN INFORMATIKA
POLITEKNIK GANESHA MEDAN




KATA PENGANTAR


Assalammualaikum Wr. Wb

            Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat dan karunia yang telah di limpahkan – Nya sehingga Penyusun dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dengan baik. Makalah ini merupakan salah satu tugas dari dosen pembimbing mata kuliah instalasi komputer & troubleshooting.
            Dalam penyusunan makalah ini Penyusun banyak mendapatkan bantuan dari berbagai pihak yang telah ikut serta memberikan informasi dan data sehingga penyusun dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik.Penyusun mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya atas bantuan dan kesempatan yang telah di berikan dalam penyelesaian makalah ini.
Penyusun menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyelesaian makalah ini masih banyak terdapat kekurangan, untuk itu  Penyusun memohon kepada pembaca untuk memberikan kritik dan saran sebagai acuan untuk perbaikan di masa yang akan datang. Penyusun juga berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua baik mahasiswa/i pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan yang telah kita lakukan dan pihak – pihak yang telah membantu penyelesaian makalah ini. Amin . . .


Medan, 15 Februari  2014
Hormat saya

                                                                                                            Penyusun        







DAFTAR ISI

Halaman judul ........................................................................................................... i
Kata pengantar .......................................................................................................... ii
Daftar isi ................................................................................................................... iii
Bab I  PENDAHULUAN
1. 1  Latar belakang................................................................................................... 1
1. 2  Rumusan masalah.............................................................................................. 1
1. 3  Tujuan................................................................................................................ 1
Bab 2   PEMBAHASAN
2.1        Pengertian instalasi komputer......................................................................  2
2. 2  Pengertian instalasi komputer pada sistem perpustakaan   ............................... 2
2.3 Kelebihan dan kelemahan sistem perpustakaan ......................................... 4
2.4  Proses perpustakaan digital....................................................................... 4
2.5 Infrastruktur perpustakaan digital.............................................................. 5
Bab 3   PENUTUP
3. 1  Kesimpulan.................................................................................................. 6
            3. 2  Saran.....................................................................................................  6
Daftar pustaka





BAB I

PENDAHULIUAN

A.     LATAR BELAKANG
Kita sekarang hidup di zaman era globalisasi dan dikelilingi dengan teknologi canggih. Hidupkita saat ini jauh lebih mudah dengan adanya bantuan komputer. Tidak seperti zaman dulu yang masih mengandalkan tenanga manusia dengan bersifat manual. Sekarang kita hanya berpangku tangan dan cuma perlu melihat bagaimana mesin-mesin ciptaan ini melakukan hal yang bisa kita lakukan.
            Dalam makalah ini akan dibahas khusus tentang intalasi komputer pada system perpustakaan, yaitu mengenai intalasi komputer pada sistem perpustakaan, kelemahan dan kelebihan dan cara menginstalnya.
Di zaman modern ini perpustakaan berbasis teknologi dapat mempermudah seseorang untuk mendapatkan layanan secara mudah di jangkau dan bisa dimana saja, tanpa harus ke perpustakaan kita bisa memilih buku yang diinginkan dan membelinya secara mudah .

B.     RUMUSAN MASALAH
Sesuai dengan judul dari makalh dari yang kami susun timbullah beberapa rumusan maslah berikut:
1)      Apa yang dimaksud dengan intalasi komputer ?
2)      Apa dengan intalasi komputer pada sistem perputakaan?
3)      Apa kelemahan dan kelebihan pada sistem perpustakaan?
4)      Bagaimana proses perpustakaan?
5)      Bagaimana Infrastruktur perpustakaan digital?
C.     TUJUAN PENULISAN
Berikut beberapa tujuan dari penulisan dan penyusunan makalah ini:
1)      Mampu memahami pengertian intalasi komputer .
2)      Mampu memahami pengertian intalasi komputer pada sistem perpustakaan.
3)      Mampu memahani kelemahan dan kelebihan pada sistem perpustakaan.
4)      Mampu memahami proses perpustakaan?
5)      Mampu memahami Infrastruktur perpustakaan digital?



BAB II

PEMBAHASAN


A.     Pengertian Intalasi Komputer
Intalasi adalah Proses pemasangan dan penyetingan perangkat (keras/lunak) agar bias digunakan oleh system atau  intalasi adalah Proses pemasangan dan penyetingan perangkat (keras/lunak) agar biasa digunakan oleh system.  Alat bantu bagi manusia untuk menyelesaikan pekerjaannya. Perangkat elektronik yang dapat dipakai untuk mengolah data dengan perantaraan sekumpulan program dan mampu memberikan informasi dari hasil pengolahan tersebut. Dalam bahasa indonesia sering ditulis dengan komputer. Istilah Computer berasal dari kata Compute, yang berarti menghitung. Artinya,setiap proses yang dilaksanakan oleh komputer merupakan proses matematikahitungan. Jadi apapun yang dilakukan oleh komputer, baik penampakan pada layar monitor, suara, gambar, dll. diolah sedemikian rupa dari perhitungan secara
elektronik. Komputer adalah hasil dari kemajuan teknologi elektronika dan informatika yang berfungsi sebagai alat bantu untuk menulis, menggambar, menyunting gambar atau foto, membuat animasi, mengoperasikan program analisis ilmiah, simulasi dan untuk kontrol peralatan.
Pengelolaan Instalasi Komputer memberikan pembelajaran tentang segala sesuatu yang memungkinkan pengelola instalasi sistem komputer pada suatu instansi. Pengelola diharapkan mampu menjamin sistem komputer yang dipergunakan akan dapat dioperasikan tanpa henti.


B.     Pengertian Intalasi Komputer Pada Sistem Perpustakaan.
Pada intalasi komputer pada sistem perpustakaan kita member contoh seperti perpustakaan digital.
1. Hakikat Perpustakaan Digital
Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi tesebut melalui perangkat digital (Sismanto, 2008). Layanan ini diharapkan dapat mempermudah pencarian informasi didalam koleksi obyek informasi seperti dokumen, gambar dan database dalam format digital dengan cepat, tepat, dan akurat. Perpustakaan digital itu tidak berdiri sendiri, melainkan terkait dengan sumber-sumber lain dan pelayanan informasinya terbuka bagi pengguna di seluruh dunia.
Koleksi perpustakaan digital tidaklah terbatas pada dokumen elektronik pengganti bentuk cetak saja, ruang lingkup koleksinya malah sampai pada artefak digital yang tidak bisa digantikan dalam bentuk tercetak. Koleksi menekankan pada isi informasi, jenisnya dari dokumen tradisional sampai hasil penelusuran. Perpustakaan ini melayani mesin, manajer informasi, dan pemakai  informasi. Semuanya ini demi mendukung manajemen koleksi, menyimpan, pelayanan bantuan penelusuran informasi. Lesk (dalam Pendit, 2007) memandang perpustakaan digital secara sangat umum sebagai semanat-mata kumpulan informasi digital yang tertata.
Arms (dalam Pendit, 2000) memperluas sedikitnya dengan menambahkan bahwa koleksi tersebut   disediakan sebagai jasa dengan memanfaatkan jaringan informasi.
Sismanto (2008) juga mengungkapkan bahwa gagasan perpustakaan digital ini diikuti Kantor Kementerian Riset dan Teknologi dengan program Perpustakaan Digital yang diarahkan memberi kemudahan akses dokumentasi data ilmiah dan teknologi dalam bentuk digital secara terpadu dan lebih dinamis. Upaya ini dilaksanakan untuk mendokumentasikan berbagai produk intelektual seperti tesis, disertasi, laporan penelitian, dan juga publikasi kebijakan. Kelompok sasaran program ini adalah unit dokumentasi dan informasi skala kecil yang ada di kalangan institusi pemerintah, dan juga difokuskan pada lembaga pemerintah dan swasta yang mempunyai informasi spesifik seperti kebun raya, kebun binatang, dan museum.
Perbedaan ”perpustakaan biasa” dengan ”perpustakaan digital” terlihat pada keberadaan koleksi.
Koleksi digital tidak harus berada di sebuah tempat fisik, sedangkan koleksi biasa terletak pada sebuah tempat yang menetap, yaitu perpustakaan. Perbedaan kedua terlihat dari konsepnya. Konsep perpustakaan  digital identik dengan internet atau kompoter, sedangkan konsep perpustakaan biasa adalah buku-buku yang terletak pada suatu tempat. Perbedaan ketiga, perpustakaan digital bisa dinikmati pengguna dimana saja Pustakawan                           dan kapan saja, sedangkan pada perpustakaan biasa pengguna menikmati di perpustakaan dengan jam-jam yang telah diatur oleh kebijakan organisasi perpusakaan.



C.      Keunggulan dan Kelemahan Perpustakaan Digital
Beberapa keunggulan perpustakaan digital diantaranya adalah sebagai berikut. Pertama,  long distance service, artinya dengan perpustakaan digital, pengguna bisa menikmati layanan sepuasnya, kapanpun dan dimanapun. Kedua,  akses yang mudah. Akses pepustakaan digital lebih mudah dibanding dengan perpustakaan konvensional, karena pengguna tidak perlu dipusingkan dengan mencari di katalog dengan waktu yang lama. Ketiga, murah (cost efective). Perpustakan digital tidak memerlukan banyak biaya. Mendigitalkan koleksi perpustakaan lebih murah dibandingkan dengan membeli buku. Keempat, mencegah duplikasi dan plagiat.  Perpustakaan digital lebih “aman”, sehingga tidak akan mudah untuh diplagiat. Bila penyimpanan koleksi perpustakaan menggunakan format PDF, koleksi perpustakaan hanya bisa dibaca  oleh pengguna, tanpa bisa mengeditnya. Kelima, publikasi karya secara global. Dengan adanya perpustakaan digital, karya-karya dapat dipublikasikan secara global ke seluruh dunia dengan bantuan internet.
Selain keunggulan, perpustakaan digital juga memiliki kelemahan. Pertama,  tidak semua pengarang mengizinkan karyanya didigitalkan. Pastinya, pengarang akan berpikir-pikir tentang royalti yang akan diterima bila karyanya didigitalkan. Kedua, masih banyak masyarakat Indonesia yang buta akan teknologi. Apalagi, bila perpustakaan digital ini dikembangkan dalam perpustakaan di pedesaan. Ketiga, masih sedikit pustakawan yang belum mengerti tentang tata cara mendigitalkan koleksi perpustakaan. Itu artinya butuh sosialisasi dan penyuluhan tentang perpustakaan digital.

D.      Proses Perpustakaan Digital
Suryandari (2007) mengungkapkan proses digitalisasi yang dibedakan menjadi tiga kegiatan utama, yaitu:Scanning, yaitu proses memindai (men-scan) dokumen dalam bentuk cetak dan mengubahnya ke dalam bentuk berkas digital. Berkas  yang dihasilkan dalam contoh ini adalah berkas PDF.
Editing, adalah proses mengolah berkas PDF di dalam komputer dengan cara memberikan password, watermark, catatan kaki, daftar isi, hyperlink, dan sebagainya. Kebijakan mengenai hal-hal apa saja yang perlu diedit dan dilingdungi di dalam berkas tersebut disesuaikan dengan kebijakan yang telah ditetapkan perpustakaan. Proses OCR (Optical Character Recognition) dikategorikan pula ke dalam pross editing. OCR adalah sebuah proses yang mengubah gambar menjadi teks. Sebagai contoh, jika kita memindai sebuah halaman abstrak tesis, maka akan dihasilkan sebuah berkas PDF dalam bentuk gambar. Artinya, berkas tersebut tidak dapat dioleh dengan program pengolahan kata.
Uploading, adalah proses pengisian (input) metadata dan meng-upload berkas dokumen tersebut ke digital library. Berkas yang di-upload adalah berkas PDF yang berisi  full text karya akhir dari mulai halaman judul hingga lampiran, yang telah melalui proses editing. Di bagian akhir, ada dua buah server. Server pertama yaitu sebuah server yang berhubungan dengan intranet, berisi seluruh metadata dan full text karya akhir yang dapat diakses oleh seluruh pengguna di dalam  Local Area Network (LAN) perpustakaan yang bersangkutan. Sedangkan server kedua adalah sebuah  server yang terhubung ke internet, berisi metadata dan abstrak karya tersebut. Pemisahan kedua server ini bertujuan untuk keamanan data. Dengan demikian, full tekt sebuah karya hanya dapat diakses dari LAN, sedangkan melalui internet, sebuah karya hanya dapat diakses abstraknya saja.

E.      Infrastruktur Perpustakaan Digital
Berikut ini akan dijelaskan beberapa infrastruktur  perpustakaan digital. Kebutuhan dalam perpustakaan digital adalah perangkat keras,  perangkat lunak, dan jaringan komputer sebagai elemen-elemen penting infrastruktur sebuah perpustakaan digital.  Perangkat utama yang diperlukan dalam perpustakaan  digital adalah komputer personal (PC), internet (inter-networking), dan  world wide web (WWW). Ketiga hal tersebut memungkinkan adanya perpustakaan digital. Perpustakaan digital juga memerlukan sistem informasi. Sucahyo dan Ruldeviyani (2007) mengungkapkan bahwa ada tiga elemen penting  yang diperlukan dalam pengembangan sistem informasi, yaitu pernagkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan manusia (brainware). Perangkat keras yang dimaksud adalah sebagai berikut:
Web server, yaitu server yang akan melayani permintaan-permintaan layanan web page dari para pengguna internet;
Database server, yaitu jantung sebuah perpustakaan digital karena  di sinilah keseluruhan koleksi disimpan;
FTP server, yaitu untuk melakukan kirim/terima berkas melalui jaringan komputer;
Mail server, yaitu server yang melayani segala sesuatu yang berhubungan dengan surat elektronik (e-mail);
Printer server, yaitu untuk menerima permintaan-permintaan pencetakan, mengatur antriannya, dan memprosesnya;
Proxy server, yaitu untuk pengaturan keamanan penggunaan internet dari pemakai-pemakai yang tidak berhak dan juga dapat digunakan untuk membatasi ke situs-situs yang tidak diperkenankan.
Perangkat lunak yang paling banyak digunakan adalah Apache yang bersifat open source (bebas terbuka-gratis). Untuk yang mengunakan Microsoft, terdapat perangkat lunak untuk web server yaitu IIS (Internet Information Sevices). Sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam sistem informasi ini adalah
Database Administrator, yaitu penanggungjawab kelancaran basis data,
Network Administrator,  yaitu penanggungjawab kelancaran operasional jaringan computer.
System Administrator, yaitu penanggungjawab siapa saja yang berhak mengakses sistem,
Web Master, yaitu penjaga agar website beserta seluruh halaman yang ada di dalamnya tetap beroperasi sehingga bisa diakses oleh pengguna,
Web Designer, yaitu penanggungjawab rancangan tampilan website sekaligus mengatus isi website.

BAB III
PENUTUP
A.     Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan dari pembahasan makalah ini. Kami dapat menarik kesimpulan bahwa perpustakaan digital lebih memudahkan  pengguna  dan bisa menikmati layanan sepuasnya, kapanpun dan dimanapun. Akses pepustakaan digital lebih mudah dibanding dengan perpustakaan konvensional, karena pengguna tidak perlu dipusingkan dengan mencari di katalog dengan waktu yang lama.
B.     Saran
Adapun sejumlah hal yang perlu kami sampaikan sebagai saran dalam makalah ini yaitu rajin rajinlah membaca agar pengetahuan dan wawasan kita dapat meluas khususnya tentang teknologi komputer yang sekarang ini memdominasi  kehidupan di era globalisasi ini.Bagaimana pun juga, kami terap mengharapkan saran dan kritik dari pembaca makalah kami yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah berikutnya. Itulah timbale balik antara pembaca dan penyusun makalah. 




DAFTAR PUSTAKA